JENDERAL Johannes Ludovicus Jakobus Hubertus Pel lahir di Maastricht, Belanda pada 10 Januari 1823. Dia merupakan pengganti Jenderal van Swieten untuk menjadi Gubernur Belanda di Aceh.
Wilayah kekuasaan Belanda di Aceh sempat meluas dari Kota Raja (Darud Dunya) hingga Krueng Raba.
Namun, Pel akhirnya mati di Bivak Tunga, Lamnyong, Aceh Besar pada 24 Februari 1876 pada usia 53 tahun.
Tentang kematiannya ini penuh misteri. Sumber Belanda secara samar-samar menyebut, Pel mati karena melemahnya konstitusi mereka di Aceh. Hal ini seperti ditulis Uitgave v Nijgn & Van Ditmar dalam buku De Atjeh Onlusten in 1896.